SURAT KUASA PERKULIAHAN HUKUM TATA NEGARA

MATERI SURAT KUASA PRAKTIKUM PERADILAN AGAMA 



NAMA.                            : Muhammad Husein                         
NIM                                 : 11170453000030
JURUSAN                      : Hukum Tata Negara
MATA KULIAH             : Praktikum peradilan Agama
DOSEN PENGAMPUN : Dr. Kamarusdiana, M.H




Kuasa merupakan suatu persetujuan dengan nama seseorang memberikan kekuasaan kepada seseoarang yang lain yang menerimanya, suatu pasal urusan (pasal 1792 KUHPerdata). dengan kata lain pemberian kuasa adalah lebih kepada orang lian yang menerimanya guna melaksanakan sesuatu pekerjaaan 
      Ciri-ciri surat kuasa

- Surat kuasa hanya berisi pemberian kuasa atau wewenang kepada seseorang untuk sebuah kepentingan dengan bahasa yang di gunakan singkat, tidak berbelit, efektif
      Fungsi surat kuasa
- Fungsi surat kuasa sebagai salah satu bukti bahwa orang yang disebutkan dalam surat tersebut berhak atau memiliki kewajiban untuk melakukan sesuatu sesuai dengan isi surat tersebut 
     Bagian surat kuasa
- kepala surat, nomor surat, pemberian kuasa, identitas pemberi kuasa, penerima kuasa, identitas penerima kuasa, isi yang dikuasakan, waktru pemberian kuasa, tanda tangan penerima dan pemberi kuasa

Unsur-unsur surat kuasa

    Dalam surat kuasa keperluan ekstern organisasi, beberapa hal berikut harus dicantumkan dengan jelas dan rinci. Data pribadi yang memberi kuasa, data pribadi pihak yang diberi kuasa, bentuk kekuasaan yang diberikan dan batasnya 


Hal yang perlu di perhatikan dalam membuat surat kuasa. Pemberi dan penerima kuasa harus sudah dewasa serta sehat jasmani dan rohani, penerima kuasa hendaknya orang yang bisa dipercaya, surat kuasa untuk penerima perorangan tidak perlu nomor surat, surat kuasa untuk pengambilan gaji tidak perlu bermaterai



Macam surat kuasa dan contoh surat kuasa

Adapun macam-macam jenis surat kuasa diantaranya : Surat kuasa pengambilan dokumen kependudukan, surat kuasa pengambilan penetapan ahli waris, surat kuasa mencairkan uang, surat kuasa pengambilan keputusan usaha, surat kuasa pengambilan keputusan politik
Macam-maca surat kuasa yaitu 


*SURAT KUASA PERSEORANGAN 

- Kuasa perseorangan adalah surat yang dibuat seseorang kepada orang lain yang dipercaya untuk melakukan sesuatu guna kepentingan pribadi pemberi kuasa.



Yang bertanda tangan di bawah ini : 

Nama : 
Pekerjaan : 
Alamat : 
Dengan ini memberi kuasa kepada : 
Nama : 
Pekerjaan : 
Alamat : 
Untuk menunjukkan batas tanah sehubungan dengan permohonan Keterangan Rencana Kota atas tanah yang terletak di………....…………………………...………….sebagaiman disebutkan dalam / ………………………….. Pemegang hak atas nama ……………………………………………….. Demikian surat kuasa ini saya buat dengan sebenarnya untuk dapat dipergunakan sebagaimana mestinya.


Pemberi kuasa.                                                                    penerima kuasa 





* SURAT KUASA KHUSUS 

- Surat kuasa di dalam nya dijelaskan point-point apa saja yang boleh di lakukan dalam surat kuasa tersebut 




Saya yang bertanda tangan di bawah ini:

Nama:
Pekerjaan:
No. KTP:
Alamat:
Dengan ini menerangkan bahwa karena kesibukan yang tidak dapat dihindari, maka dengan ini memberi kuasa penuh kepada :
Nama:
Pekerjaan:
No. KTP:
Alamat:
KHUSUS
  1. Mewakili dan bertindak untuk dan atas nama Pemberi Kuasa untuk menjual sebidang tanah ........................ sesuai sertifikat terlampir dengan harga dan syarat-syarat yang ditetapkan sendiri oleh penerima kuasa.
  2. Menerima segala dokumen yang berharga seperti, kuitansi dan pembayaran untuk jual beli tnah tersebut dan bukti atas kepemilikan atas nama ...........
  3. Membela kepentingan Pemberi Kuasa.
Segala hal yang ditimbulkan dari pelimpahan kuasa ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab saya. Demikianlah surat kuasa ini saya buat dengan sebenar – benarnya tanpa ada paksaan dari pihak manapun untuk digunakan sebagaimana mestinya.

jakarta,  Februari 2020,
yang memberi kuasa                                                            yang menerima kuasa































DAFTAR PUSTAKA
Dr. Kamarusdiana, M.H. Hukum Acara Perdata. Mega Adhi Samitra, Jakarta.
Harahap, Yahya. Hukum Acara Perdata. Sinar Grafika, Jakarta : 2015.











Komentar